PTPN VII Cinta Manis Panen Tebu Terbakar

Indralaya - liputansumsel. com - Pihak PTPN 7 Cintamanis Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, yang pernah menyatakan jika tebu yang terbakar tidak akan digarap ternyata hanya isapan jempol belaka.

Fakta di lapangan tebu-tebu yang terbakar dan siap panen itu masih tetap digarap, ditebang dan diangkut kepabrik untuk digiling seperti yang terjadi di rayon 2 petak 70.

Selain disaksikan langsung oleh wartawan di lapangan, haal itu juga diakui oleh salah seorang penebang tebu yang enggan menyebutkan namanya.

Dirinya merupakan buruh tebang yang datang dari desa tetangga sengaja untuk mencari rezeki di Pabrik gula Cintamanis.

Dirinya juga tidak menampik jika tebu yang telah dibakar tetap ditebang, kemudian dimuat kedalam truk dan diangkut kepabrik untuk digiling.

“Sape ngomog tebu motong ikak dak ditebang lagi, justru aku dewek yang nebang e, terus dimuatke dimobil truk, sede e diangkut ke pabrik, untuk sue klu dak untuk digiling (Siapa bilang tebu terbakar tidak ditebang, justru saya sendiri sebagai penebang, kemudian dimuat kedalam truk dan selanjutnya diangkut ke pabrik, buat apa kalau tidak untuk digiling-red)” ujar penebang tadi penuh tanda tanya.

Logikanya menurut penebang tadi, jika tebu yang terbakar tersebut tidak dikelolah dan tidak digarap otomatis kerugian yang dialami PTPN 7 Cintamanis akan bertambah besar.

Jadi rugilah jika tebu yang terbakar hanya dibuang begitu sajabu yang terbakar justru mempermudah proses penebangan, penebangan jadi lebih cepat dari tebu yang tidak terbakar.

Menyikapi hal itu, management PTPN 7 Cintamanis hingga berita ini diturunkan belum berhasil dikonfirmasi. (rul)

Post a Comment

0 Comments