Dampak Covid-19 Operasi Transfortasi Bus DAMRI Mengalami Penurunan


Palembang, Liputan Sumsel.Com - Ditengah Pandemi Covid -  19, sangat berpengaruh diberbagai sektor, dari Perekonomian, usaha Kuliner, Unit Kegiatan Usaha (UKM), maupun bidang transportasi salah satunya Perum Bis Damri yang ada di Kota Palembang.


General Manager (GM) Damri kota Palembang, Ivan Frankie Poluan yang diwakili oleh Maina bagian Keuangan mengungkapkan, pandemi Covid-19 yang terjadi berpengaruh terhadap transportasi darat bis Damri. 


 "Mulai dari dari Bulan Maret, bis operasional Damri mengalami penurunan 80%, dikarenakan Pandemi Covid-19 jadi orang yang bepergian antar kota maupun dalam Wilayah Sumatera berkurang, Ujarnya saat diwawancarai, Jumat (18/09/2020). 


Lanjut Maina, biasanya operasional bis Damri mencapai 30-40 Bis yang beroperasi Perharinya untuk rute prabumulih, dan paling banyak Mahasiswa Universitas Sriwijaya (UNSRI) - Indralaya. 


"Pertengahan Juni operasional Bis Damri baru stabil melayani Antar Kota Antar Provinsi (AKAP)dengan jumlah 102 armada, untuk Operasional luar Kota melayani Palembang- Jakarta, Palembang - Purworejo, dan Palembang - Lampung,".


Maina menambahkan, Untuk antar Kota, Sekayu, Pematang Panggang, Kayuagung, Prabumulih masih beroperasi sampai sekarang, untuk Tanjung enim di stop. Selama Pandemi covid-19, Sebagian pengemudi diliburkan. Kalau untuk gaji tetap dibayarkan. 


"Untuk tarif, Palembang - Jakarta 350.000,- via Tol, Palembang berangkat setiap hari Jam 2 siang, Palembang- purworejo 450.000,-Palembang - Lampung 200.000,- , keberangkatan Tanjung Api-Api jam 6,9, dan 11 siang terakhir, jelasnya,". 


Di era Pandemi, Penumpang diwajibkan menaati Protokol Kesehtan (Prokes) yang berlaku, setiap penumpang wajib masker, diukur suhu, wajib cuci tangan, dan hand sanitizer, serta Social distancing. 


Maina berharap, pandemi cepat usai dan dapat melakukan aktifitas seperti biasa, untuk sekarang bagi penumpang tidak lupa menggunakan prokes yang ada, tutupnya. (A2)

No comments

Powered by Blogger.