Imigrasi Muara Enim Mendeportasi 3 Orang WNA Asal Hangzhou China Karena Melanggar


Muara Enim, Liputansumsel.com--Kantor Imigrasi Kelas ll Non TPI Muara Enim mengambil tindakkan tegas terhadap Warga Negara Asing (WNA) yang menyalahi aturan administrasi ke imigrasian di Wilayah Indonesia khususnya di Kabupaten Muara Enim Provinsi Sumsel


Pasalnya, kantor Imigrasi Muara Enim telah mendeportasi 3 orang WNA Asal China karena telah menyalahi aturan administrasi keimigrasian serta melanggar Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian, Kamis (1/10/2020).


Made Nur Hepi Juniartha S.H, MAP selaku Kepala Imigrasi kelas ll Non TPI Kabupaten Muara Enim saat di konfirmasi awak media membenarkan, bahwa pihaknya telah mendeportasi 3 orang WNA asal China karena melanggar aturan Administrasi ke imigrasi UU Nomor 6 tahun 2011 tentang ke Imigrasian.


” Ya benar, kita telah mendeportasi 3 WNA asal Negara China, bagian tindakan yang kita ambil ini merupakan langkah tegas kita kepada WNA, apabila ada WNA yang melanggar aturan administrasi keimigrasian, ketiga WNA itu berasal dari Negara China tepatnya di Provinsi Hangzhou,” ungkap Made.


Kemudian Made menjelaskan, ke 3 orang WNA tersebut merupakan warga kebangsaan asal China bernama Liyang, dan Liyung CS karena telah melanggar pasal 75 ayat (1) dan ayat (2) huruf f UU No. 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian.


” Jadi kita ambil langkah tegas Tindakan Administrasi Keimigrasian (TAK) berupa Deportasi keluar Wilayah Indonesia, memulangkan ke Negara asalnya,“ jelas Made.


Pemulangan ke 3 orang WNA tersebut, imbuh Made di lakukan kemarin, melalui Kasi Penindakan Machmudi S.E, di Bandara Udara Internasional Soekarno-Hatta pukul 06.00 WIB s/d 08.00 WIB.


Hari Rabu 30 September 2020 untuk memulangkan mereka ke Negara asalnya,” urai Made.


” Mereka telah melakukan swab test on line dari maskapai penerbangan dengan hasil negatif, mereka di berangkatkan dengan penerbangan Sriwijaya Air (SJ-3184) dari Jakarta menuju Hangzhou China,” ujarnya.

loading...

Post a comment

0 Comments