Wawako Palembang Imbau Masyarakat Waspada Api


Palembang, Liputan Sumsel.Com - Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda mengunjungi korban kebakaran di Jalan Asri Raya, Kelurahan Lebong Gajah, Kecamatan Sematang Borang, Jumat (9/4/2021). 


Peristiwa kebakaran itu menghanguskan rumah milik Halifa. Apalagi rumahnya dari kayu. Cuaca panas. Kurang dari 30 menit, rumah Halifa hangus. Tak berbentuk. Tak ada harta yang tersisa. 


"Saya berharap keluarga Ibu Halifa bisa bersabar. Tentunya dari Pemerintah Kota Palembang, insyaAllah akan segera membantu perbaikan rumah melalui program Baznas bedah rumah," ujar Fitrianti. 


Selain itu, melalui camat setempat, Pemkot akan membantu pengurusan dan pembuatan dokumen seperti KTP, KK dan Akta Kelahiran. 


Fitrianti mengimbau masyarakat untuk waspada dan jangan abai dengan kondisi rumah, kompor, maupun listrik. Apalagi sekarang Palembang mulai masuk musim kemarau. Sudah dua pekan lebih tak turun hujan. 


"Jika hendak pergi keluar rumah, ada baiknya kita untuk memastikan kembali. Seperti sudah mematikan kompor, lampu yang menyala serta memastikan kembali tidak ada aliran listrik mengalir jika kita meninggalkan rumah dalam waktu yang lama," ujar Fitrianti. 


Di tempat yang sama, Halifa (51) yang bekerja sebagai buruh harian rumah, merasa sedih jika mengingat musibah pada Senin lalu. 


Ia kehilangan rumah dan isinya menjelang Ramadhan yang tinggal beberapa hari lagi. 


Halifa menuturkan, pada Senin itu, ia berangkat kerja seperti biasa, sekitar pukul 09.00 WIB. 


Baru sekitar 15 menit di tempat kerja, ia mendengar kabar ada rumah kebakaran di Jalan Asri. Merasa ada sesuatu, Halifa bergegas pulang ke rumah. 


"Ternyata, saya lihat yang terbakar rumah saya," ujar Halifa, yang masih terlihat sedih. 


Sementara itu, Henky (31) anak Hanifa, menambahkan, jika api tersebut berasal dari kamar belakang adiknya. 


Asap hitam dan api sudah merambat ke dinding rumah. 


"Ketika api membesar, saya lekas berteriak dan memanggil adik saya yang sedang mandi untuk segera keluar rumah. Tanpa kami sadari, api sudah membakar semua bagian rumah. Tidak sampai 20 menit semua habis terbakar api," ujar Henky. 


Dugaan sementara, penyebab kebakaran adalah hubungan singkat arus listrik, dari kabel lampu kamar adik Henky. 


Untuk sementara, Halifa dan keluarga menumpang tinggal di rumah tetangga. 


"Kami bersyukur juga api merambat ke rumah tetangga, karena warga dan petugas pemadam kebakaran cepat membantu memadamkan api," kata Henky. 


Ia juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda dan jajaran. (Rl/Al) 

No comments

Powered by Blogger.