Pj Bupati Apriyadi Datangi Kementerian ESDM


Jakarta,liputansumsel.com- Kelangkaan gas yang kerap kali menjadi permasalahan di Kabupaten Muba menjadi perhatian serius Pj Bupati Muba Drs Apriyadi MSi. Senin (20/6/2022) Pj Bupati Apriyadi jemput bola mendatangi Kementerian Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) dengan menemui Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Kementerian Energi Sumber Daya dan Mineral Republik Indonesia, Muhammad Noor Arifin.

Dalam kesempatan itu, Apriyadi memaparkan bahwasannya Muba merupakan salah satu daerah yang memiliki sumber gas yang besar dan kondisi tersebut tentunya jaringan gas (jargas) sambungan rumah (SR) dapat dinikmati merata oleh warga Muba. 

"Jadi Pemkab Muba berharap di tahun 2023 nanti dapat tambahan kuota SR untuk warga, harapan kami warga Muba ini secara merata mendapatkan SR Jargas," ungkap Kandidat Doktor Universitas Sriwijaya itu. 

Lanjutnya, dengan adanya SR Jargas ke rumah-rumah warga secara merata tentu dapat menjadi andil menekan angka kemiskinan di Kabupaten Muba. 

"Warga itu kalau dapat sambungan Jargas biaya pemakaiannya lebih murah dan mereka terbantu, dibandingkan membeli gas tabung yang juga sering sulit diperoleh warga," ulasnya. 

Apriyadi mengharapkan, pada tahun 2023 Kecamatan Lais juga menjadi prioritas untuk mendapatkan Jargas SR bagi warga.

Plt Kepala Bappeda Muba Sunaryo SSTP MM merinci, di Kabupaten Muba sudah mendapatkan kuota pemasangan Jargas SR warga sejak tahun 2017 dengan total SR sebanyak 6.031.

"Kemudian, di tahun 2020 mendapatkan 4.385 SR di Sekayu, 2.995 SR di Sungai Lilin, dan 782 SR di Bayung Lencir, dan di tahun 2022 ini mendapatkan 2.925 SR di Bayung Lencir yang saat ini dikerjakan di 3 Desa dan 1 Kelurahan," urainya. 

Ia menambahkan, agar SR Jargas ini dapat berlanjut di 3 Kecamatan yang sudah didata Calon Pelanggan (Capel) dan disusun FEED dan DED di Kecamatan Bayung Lencir, Babat Supat, dan Tungkal Jaya. 

"Kemudian juga diharapkan di Kecamatan Sungai Lilin mengingat sudah Metering Regulator System (MRS) yang mengcover 150 ribu SR atau data existing di lapangan baru mengcover 2.995 SR," jelasnya. 

Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Kementerian Energi Sumber Daya dan
Mineral Republik Indonesia, Muhammad Noor Arifin mengaku pihaknya mengapresiasi Pemkab Muba yang sangat getol dalam memaksimalkan SR jargas untuk warga Muba. 

"Untuk tahun 2022 ini kita pastikan pemasangan SR Jargas di Bayung Lencir bisa tuntas dan dinikmati oleh warga Muba," ucapnya. 

Ia menambahkan, upaya Pemkab Muba dalam menginventarisir SR Jargas di Muba sangat tepat, terlebih daerah Muba merupakan wilayah penghasil gas. "Semoga di tahun 2023 akan ada solusi sehingga Jargas dapat dinikmati secara merata oleh warga Muba," katanya. 

Dalam kesempatan itu, Pj Bupati Muba Drs Apriyadi MSi turut didampingi Plt Kepala Bappeda Sunaryo SSTP MM, Kepala DPMPTSP Muba Riki Junaidi AP MSi, Kepala DLH Andi Wijaya Busro SH MHum, Kepala Dinas PUPR Kepala Bidang Penataan Ruang Arwin ST MSi, Kepala Dinkominfo Muba diwakili Kepala Bidang Komunikasi Publik. Kominfo Yettria SKM MSi, Plt Kabag Protokol Rangga Perdana Putera SSTP, dan Camat Bayung Lencir Imron SSos MSi.
 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.