Melalui MUSORKOT,Perombakan Kepengurusan KONI Pagaralam

Pagaralam, Liputansumsel.com- kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pagaralam masa bakti 2013-2018 pada bulan April 2018 Ini akan segera berakhir,maka otomatis akan dilakukan pergantian kepengurusan yang baru melalui MUSORKOT (Musyawarah Olahraga Tingkat Kota).

Dengan adanya kekosongan kepengurusan di internal KONI mulai banyak bermunculan bakal calon Pemimpin KONI yang akan bertarung merebutkan kedudukan sebagai Induk cabang Olahraga Kota Pagaralam periode 2018-2022.

Dalam Penelusuran wartawan Pagaralam di lapangan, Lima bakal calon KONI Kota Pagaralam yang bertarung pada musyawarah Kota (Musrokot) tahun 2018 di antaranya.
Pengurus KONI Kecamatan Pagaralam Selatan, Kota Pagaralam Welly Fransiska, Ahmad Tagar, Jefriadi S.si dari Cabor PBSI, Nopran Hadi Wijaya Sekretaris PBSI, Ansori bidang audit internal KONI Pagaralam.


ÀalSebagai induk dari cabang olahraga, KONI adalah kunci untuk menunjang kemajuan Olahraga dalam meciptakan generasi muda bangsa yang sehat untuk mengukir prestasi, baik ditingkat Kabupaten/Kota sampai dengan tingkat Nasional dan Internasional. Namun adakalanya KONI menjadi alat untuk kepentingan Politik bagi orang tertentu.


Di tempat berbeda salah satu bakal calon KONI Kota Pagaralam Jefriadi mengungkapkan, Setiap bakal calon KONI memiliki tujuan yang baik, terlepas itu semua, KONI yang bersifat mandiri, harus melepaskan kepentingan Politik demi lajunya kepengurusan KONI Pagaralam yang mengedepankan kepentingan Atlet tampa intervensi dari pihak manapun.


Lima bakal calon KONI Pagaralam Welly Fransiska, Nopran Hadiwijaya, Ansori, Ahmad Tagar, Jefriadi, Kamis (12/4)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.