Pemkot Palembang Gelar Rakor Aksi Mitigasi Perubahan Iklim


Palembang, Liputan Sumsel.Com - --Pemerintah Kota Palembang terus berupaya menurunkan emisi gas rumah kaca. Antara lain dengan menggelar rapat koordinasi Aksi Mitigasi Perubahan Iklim Dalam Upaya Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca di Kota Palembang.


Kepala Seksi Pemeliharaan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup (DLHK) Kota Palembang Nyimas Ida Apriani, mengatakan, rakor ini bertujuan menyamakan persepsi terhadap dampak perubahan iklim yang berpengaruh pada penurunan emisi gas rumah kaca. 


Kaca rumah gas emisi menyebabkan perubahan iklim dunia. Di antaranya curah hujan yang tidak menentu, kekeringan, hingga menyebabkan gagal panen.


Nyimas mengatakan, ada sejumlah strategi yang bisa dilaksanakan untuk menurunkan emisi gas rumah kaca. Antara lain dengan hemat listrik, beralih dari pupuk non organik ke pupuk organik, menggunakan bahan bakar ramah lingkungan.


“Juga mengolah limbah perternakan, menggalakan reboisasi, batasi penggunaan plastik,” ujar Nyimas.


Sementara itu, secara terpisah, Kepala Bapeda dan Litbang Kota Palembang Harrey Hadi mengatakan, efek dari gas rumah kaca adalah suhu bumi yang meningkat. Jika tidak ada aksi konkret maka es di kutub akan meleleh.


 "Aksi penurunan efek gas rumah kaca ini menjadi agenda nasional yang harus disuport kabupaten dan kota, antara lain meningkatkan ruang terbuka hijau, mengurangi efek gas rumah kaca," katanya.


Harrey melanjutkan, secepatnya kendaraan juga merugi CO2 dari gas buangnya. Jadi kemacetan juga menyebabkan peningkatan CO2. Langkah untuk mengurangi CO2 adalah dengan menggunakan transportasi masaal LRT dan bus.


“Selain itu menghindari pembakaran sampah. Industri gas juga harus melupakan buangan gasnya di udara,” imbuhnya.


Harrey menambahkan, langkah kecil untuk mengurangi efek gas rumah kaca adalah dengan menanam satu rumah satu pohon.


"Satu pohon itu bisa menyuplai oksigen untuk 2 orang," pungkasnya. (Rl/Al)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.