KENAIKAN INSENTIF RT/RW RESMI DIREALISASI

Palembang, Liputan Sumsel.com- Rencana kenaikan insentif Rukun Tetangga dan Rukun Warga (RT-RW) yang pernah disampaikan Walikota, resmi direalisasikan. Dimana, Penjabat Sementara (Pjs) Walikota Palembang, Akhmad Najib resmi menandatangani surat keputusan terkait kenaikan insentif RT dan RW di Kota Palembang.

"Suratnya sudah saya tandatangani. Bahkan di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang tidak ada masalah lagi," jelasnya, Kamis (3/5/18).

Najib menerangkan, adapun kenaikan insentif RT dan RW naik 100%. Dimana, dari biasanya sebesar Rp300 ribu perbulan, naik jadi Rp600 ribu.

"Ini sudah jadi rencana sejak 2017 lalu, alhamdulillah tahun ini jadi naik," ungkapnya.

Kenaikan insentif RT dan RW atau pengganti opersionalnya ini, sudah selayaknya dinaikkan. Mengingat kebutuhan yang saat ini serba meningkat.

"Kalo kita maunya gaji RT ini naik jadi Rp. 2 juta perbulan, tapi harus disesuaikan dengan keuangan kita. Jadi seluruh Ketua RT/RW bersyukurlah, dapat insentif Rp600 ribu tapi halal dan tenang. Daripada dapat Rp. 2 miliar tapi pakai jaket orange KPK, sama saja bohong," ucapnya.

Dengan adanya kenaikan insentif RT/RW ini, Najib berhadap kinerja garda terdepan pelayanan Pemerintah Kota Palembang ini dapat lebih maksimal.

"Kita berharap semua RT/RW dapat menjadi pelayan serta pengayom masyarakat yang baik. Jangan lihat insentifnya tapi amal ibadah yang diberikan," tandasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Palembang, Hoyin menerangkan, terkait kenaikan gaji RT/RW tinggal menunggu pengajuan SPP-SPM dari pihak Kecamatan.

"Untuk yang lain sudah beres, tinggal pengajuan Surat Permintaan Pembayaran dan Surat Permintaan Membayar (SPP-SPM) yang menjadi dasar kami mengeluarkan SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana," ungkapnya.

Hoyin berharap peran aktif pihak Kecamatan dalam pengajuan. Karena, pembayaran kenaikan gaji RT/RW tergantung dari Kecamatan.

"Kalo dulu melalui Tata Pemerntahan (Tapem) bisa serentak. Sekarang harus Kecamatan yang aktif," imbuhnya.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.