60X IKUT PENGUBURAN HONOR BELUM DI BAYARKAN


MUBA,liputansumsel.com-Dunia sudah 3 tahunan ini di landa bencana Virus Yang sangat mematikan yaitu Virus Covid19 Untuk itu hampir seluruh daerah,kota dan provinsi di dunia ini untuk pemakaman Jenazah Terkonfirmasi Covid19 membentuk Tim Satgas Penguburan jenazah covid19.


Seperti Halnya, dengan Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi sumatera selatan membentuk Tim Satgas Penguburan jenazah Covid19 Tim tersebut Terdiri dari Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD),TNI dan Polri Yang Di bentuk sebanyak dua Tim,bagaimana kalau Honor Tim Satgas tersebut belum di bayarkan.


Seperti yang di keluhkan oleh beberapa personil BPBD kepada awak media, Jum'at(23/07/21)mereka mengatakan bahwasanya,sudah 60 kali ikut serta sebagai amanah Menguburkan Pasien terkonfirmasi covid-19 sesuai Surat keputusan(SK) Keputusan Ketua Gugus Tugas Covid19 Kabupaten Musi Banyuasin NoMor;268/KPTS-BPBD/2020 Yang di keluarkan oleh Bupati Musi Banyuasin.


Sesuai surat keputusan(SK) yang kami sampaikan di atas yang di tunjukkan oleh Kabid BPBD yang lama Pak Yusfarizal kami menerima 1juta setiap satu kali Penguburan jenazah Covid19 Per satu orang personil BPBD ini kabar dari Pak Kabid baru Pak Erik Endartono Sudah ada SK perubahan Bahwa setiap kali Penguburan jenazah Covid-19 Persatu orang menerima 500ribu,jelas salah satu Satgas Penguburan jenazah Covid19 dari BPBD.


"Namun sangat di sayangkan kami sudah 60x ikut serta Penguburan jenazah Covid19 sampai saat ini Honor kami belum di bayarkan ada info dari kantor bahwa di janjikan untuk membayarkan Honor kami sudah Lebaran Idul Adha ini sudah Lebaran tidak ada kabar honor yang kami tunggu-tunggu itu",Jelasnya dengan rasa kecewa.


Terpisah,Sama halnya yang di jelaskan oleh salah satu Tim Satgas Penguburan jenazah Covid19 dari BPBD ia mengaku Merasa kecewa di karenakan kami dari Satgas Penguburan jenazah Covid19 jadi garda terdepan dalam penanganan wabah virus korona,dengan Risiko Tertular, ujar dia.


"Kami Berharap Kepada Bapak Bupati Musi Banyuasin Bapak Dr H dodi Reza alex Noerdin, Untuk mencrosek dan memberikan Teguran kepada Oknum-oknum Terkait dan memohon untuk memperhatikan Juga nasib kami sebagian dari Garda Terdepan resiko rentannya Penularan Virus Covid19.Tutupnya dengan rasa kecewa".


Terpisah, Sementara Kepala badan(KABAN) Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kabupaten Musi Banyuasin Jhony Martohonan,Ap MM,saat di konfirmasi melalui Pesan singkat Via WhatsApp,Melalui Nomor:081367xxxxxx sangat di sayangkan tidak ada Jawaban.


Terpisah,awak media pun Juga berupaya untuk mendapatkan Hak jawab terkait Masalah Tersebut juga menkonfirmasi Sekretaris Badan(Sekban) BPBD melalui Pesan singkat Via WhatsApp dengan melalui Nomor ponsel 081373xxxxxx,ia mengatakan,"Ya untuk konfirmasinya sebaiknya langsung saja ke Kabid atau kasinya saja pak biar lebih jelas,Kabid nya pak erik dan kasi nya Bu"jelas Syamsul Rizal Kaban BPBD Dengan singkat.


Lebih lanjut Awak media pun masih berupaya untuk mendapatkan Hak jawab terkait mslh tersebut sesuai apa yang di katakan Oleh Sekban BPBD untuk mengkonfirmasi Kabid yang di maksud Saat di konfirmasi, Erik Endartono,SE MM, selaku Kabid BPBD Sabtu(24/07/21) juga melalui pesan singkat Via WhatsApp pada nomor telepon,082372xxxxxx sangat di sayangkan Sampai berita ini di tayangkan tidak ada Jawaban.(Agung).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.