Wako Akan Panggil Kadinsos Terkait Penutupan e-Warung


PRABUMULIH,liputansumsel.com
– Kasus penutup 6 e-Warung tanpa alasan jelas dilakukan oknum petugas Dinas Sosial (Dinsos) berbuntut panjang, pasalnya emak-emak pengelolanya mengadukan nasibnya ke Walikota (Wako) Ir H Ridho Yahya, Sabtu lalu (20/8/2022).

Salah satu emak-emak e-Warung, Ev mengatakan kepada awak media, penyebab sepihak ditutupnya e-Warung dikelola dan emak-emak lainnya dilakukan oknum petugas Dinas Sosial (Dinsos) sudah disampaikan kepada orang nomor satu di Kota Nanas ini, akhir minggu ini.Kami dituding oknum petugas Dinsos, tidak pernah buat laporan bulan. Padahal, kita buat selalu dan membayar uang Rp 200-400 ribu kepada petugas tersebut guna pembuatan laporan. Hal itu sudah kita sampai kepada Pak Wako,” tugas Ev didampingi rekannya lain menyampaikan pengaduannya ke Wako.

Alasan kedua, kata dia, diwajibkan masuk koperasi dibuatnya sendiri. Tetapi, 6 e-Warung menolak karena patut diduga hanya menguntungkan oknum itu saja dan bukan pengelola e-Warung.Di hadapan kami, Pak Wako menelpon Kadinsos guna mengklarifikasi pengaduan disampaikan kita para e-Warung ditutup tanpa alasan jelas. Bahkan, Pak Wako mempertanyakan surat penutupan e-Warung dari Kemsos kalau memang itu benar ada,” bebernya.

Harapannya mengadu ke Wako, agar oknum petugas Dinsos tersebut diberikan sanksi tegas karena telah merugikannya dan rekannya sebagai pengelola e-Warung tersebut.  “Selain itu, kita berharap e-Warung kita bisa buka kembali dan menyalurkan kebutuhan sembako dari penyaluran program Bantuan Pokok Non Tunai (BPNT),” tukasnya, Wako, Ir H Ridho Yahya MM dikonfirmasi awak media membenarkan itu, Sabtu subuh para emak-emak tersebut mengadu kepadanya.

“Kadinsos telah kita telpon, adan kita sampaikan pemasalah soal e-Warung dikeluhkan pengelolanya.  Senin akan kita panggil, guna klarifikasi soal pengaduan e-Warung tersebut,” sebut Ridho, sapaan akrabnyaDalam menuntaskan masalah tersebut, ayah tiga anak ini mengedepankan asas praduga tidak bersalah. “Kita carikan solusi, kita dengarkan dari kedua belah pihak. Baru lah, bisa kita solusinya. Intinya, kita respon pengaduan dari ibu-ibu pengelola e-Warung ditutup tersebut,” pungkasnya

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.