Walimurid Meminta Pihak Terkait Untuk Inspeksi Mendadak(SIDAK)


Palembang, Liputansumsel.com,-AZ (Inisial Disamarkan) salah satu walimurid  meminta kepada pihak terkait untuk Inspeksi Mendadak (SIDAK)di SD Negeri 24 Palembang. 


Permintaan dirinya itu bukan tanpa alasan, karena adanya dugaan pungutan/sumbangan sebesar Rp. 25.000 hingga Rp. 75.000 yang dilakukan oleh oknum guru dengan  dalih untuk sampul raport. 


Dirinya mengatakan, agar tidak terjadi Fitnah atas informasi yang diberikan,maka sebaiknya pihak terkait melakukan sidak dan tanya langusng kepada walimurid. 


"Sebetulnya simpel kalau pihak terkait mau ngungkap dugaan pungutan/sumbangan sampul raport itu, sidak ke sekolah dan tanya langsung kepada walimurid serta tanya juga di setiap kelas, jangan ditanyain mereka(Red-Oknum)gak bakalan ngakuu, Ini ibarat Lo, Ibarat kalau maling ngaku  penuh penjara",Kata AZ. 



Dirinya berharap permintaannya itu dapat segera dilakukan oleh pihak pihak terkait, kasihan yang belum dapat sampul raport dan yang kurang mampu, kalau misalkan dibagikan gratis kenapa ada yang dapat ada yang tidak. 


Selain AZ seorang ibu yang anaknya juga sekolah di SD Negeri 24 Palembang membenarkan adanya dugaan pungutan/sumbangan sampul raport


"Memang ada nian sumbangan/pungutan untuk sampul raport itu, tapi sudah dipatok harga Rp. 50.000- Rp. 100.000" ,beber Walimurid yang meminta namanya untuk dirahasiakan. 


"Jangan nian nama aku keluar ya broo takutnya anak aku dikeluarkan dari sekolah, aku bantu karna aku kasihan sama yang tidak mampu", ucapnya.


Sementara itu saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa, 28/11/2023 Kepala SD Negeri 24 Palembang tidak ada di tempat, "Ibu tidak ada pak sudah pulang, baru saja pulang", Kata Sesorang yang mengaku penjaga sekolah.


Ada keperluan apa ya pak, Lanjut penjaga sekolah bertanya, untuk sumbangan sampul raport itu tidak ada jika ada sumbangan tentunya saya tau pak karena banyak walimurid yang cerita saat mereka menunggu anaknya pulang sekolah.



Hingga berita ini ditayangkan masih menunggu klarifikasi dari  Kepala Sekolah dan pihak terkait.


(Ar)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.