Rondon: Pemasangan Jaringan Gas Curat Marut


Prabumulih, Liputan Sumsel.com
Salah Tokoh Masyarakat Rondon Jaleno (48), tokoh masyarakat kota prabumulih saat dibincangi Liputan Sumsel di kediamannya pada Selasa (9/8) menilai pembangunan jaringan gas  di kota yang  prabumulih ini sangat carut marut.

"Kenapa saya bilang carut marut,
Target 32 ribu sambungan gas kota tidak ada kejelasan daerah mana saja yg menjadi target pemasangan gas,selain itu temuan dilapangan pemasangan pipa ke rumah rumah sudah dipasangkan padahal Pipa  jaringan gas dalam tanah saja belum ada"jelasnya

Mirisnya lagi,lanjut rondon ada beberapa rumah warga yg terpaksa dibatalkan pemasangan meterannya karena belum ada jaringan gas bawah tanah.

"Semestinya Pemerintah Kota  Prabumulih memiliki target daerah mana saja yg bakal dipasang aliran gas terlebih dahulu,bukan asal tembak saja.kesannya pemkot tidak punya perencanaan yg matang," tegasnya.

Rondon berharap pihak kontraktor dapat memperbaiki kinerjanya.sehingga hasil yang didapatkan pun dapat memuaskan.

Dampak yang ditimbulkan proyek pembangunan aliran gas ke rumah wargapun dikeluhkan  banyak pihak,salah satunya  Santi (32)warga jalan padat karya prabumulih timur merasa terganggu akibat tumbukan tanah bekas galian pipa yg berada di depan rumahnya. selain itu juga beberapa pengguna jalan pun sangat terganggu akibat tumpukan tanah bekas galian gas yang hampir menutupi badan jalan dan juga debu yang ditimbulkan akibat bekas galian itu.(Ls01)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.