Header Ads


 

Pencuri Kembang Hias Remuk Di hajar Warga


BATURAJA- liputansumsel.com--Bumingnya  jenis kembang hias jenis Aglonema dan Sukson yang lagi ngetren membuat ngiler otak kotor para pencuri kampungan hingga dijadikan mereka sebagai ladang target melakukan aksi kejahatannya. 


Sebut saja, Rudi Haris Munandar (20), warga Perumahan RS Sriwijaya Blok NC Baturaja Timur OKU bersama rekan seprofesinya,  inisial X (21), warga Saung Naga Baturaja Barat OKU harus berurusan dengan pihak Polsek Baturaja Timur karena ketangkap mencuri kembang hias warga.


Terbongkarnya aksi pencurian kembang hias itu bermula adanya postingan jual beli online di media social (medsos), yang di posting oleh Sulistio (35), warga Unit 1 Batumarta.


Warga Perumahan RS Sriwijaya Kelurahan Sekarjaya Baturaja Timur Kabupaten OKU, yang selama satu bulan terakhir banyak kehilangan tanaman hias di depan rumahnya, terkejut melihat tanaman hias yang diposting tersebut diyakini miliknya yang hilang.


“ Saya kaget dan merasa sangat yakin kalau tanaman hias yang diposting di group jual beli bunga dan tanaman hias itu milik saya. Sebanyak 15 pot tanaman hias saya minggu lalu hilang di depan rumah, sekitar pukul 01.30 wib dini hari,” ujar Elan (50), warga RT 13 RS Sriwijaya.


Tanpa pikir panjang, ia melaporkan perihal kehilangan tanaman hias miliknya tersebit ke Mapolsek Baturaja Timur. Setelah berkoordinasi dengan petugas, akhirnya dengan sigap jajaran Polsek Baturaja Timur langsung melakukan penangkapan terhadap Sulistiyo di rumahnya.


Setelah didengar keterangan dari Sulistiyo itulah, akhirnya petugas memancing kedua pencuri tanaman hias dengan cara pura-pura kembali membeli kepadanya.



Ketika itulah, kedua pencuri kampungan ini, Rudi dan X tidak dapat lagi mengelak dihadapan petugas. Warga yang telah berkumpul melihat tertangkapnya kedua pencuri tersebut meluapkan emosinya dengan menghajar kedua pemuda hingga babak belur.


Sampai berita ini diturunkan, Rudi dan X masih terus di periksa petugas Polsek Baturaja Timur guna mengungkap kasus tersebut lebih lanjut. (Bam)

No comments

Powered by Blogger.