Lukai Hati Masyarakat Pedamaran,Oknum Polsek Sebut Orang Pedamaran Giliran Jadi Saksi Tidak Mau, Kalau Duit Cepat


OKI, LiputanSumsell.Com- Masyarakat Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir  Provisi Sumsel belakangan ini menjadi resah akibat maraknya pencurian di wilayah tersebut. Dalam waktu sepekan sudah beberapa orang warga yang menjadi korban pencurian. Hal ini tidak bisa dibiarkan harus ada tindakan tegas sehingga masyarakat pedamaran bisa beraktivitas tanpa ada rasa was-was lagi. 


Masyarakat pedamaran yang merasa tidak nyaman dengan kendornya pengamanan atau patroli dari anggota kepolisian mengambil sikap untuk mendatangi kantor polsek Pedamaran pada hari Kamis (27/7/2023) guna menyampaikan laporan kehilangan. Sangat disayangkan, kedatangan warga masyarakat Pedamaran tersebut, bukannya disambut dengan santun oleh petugas, tapi sebaliknya  salah satu dari oknum petugas kepolisian justru melontarkan kata-kata yang dinilai kurang pantas bahkan terkesan memojokan warga masyarakat. 

Seperti yang diutarakan oleh salah seorang petugas, yang terekam vidio. Dengan nada. sedikit emosi, oknum petugas mengatakan, inilah sipat orang Pedamaran ketika ada masalah beramai-ramai protes kepolisi. “Giliran mau dijadikan saksi tidak mau. Tapi kalau mau duit cepat,”katanya. 

Pernyataan oknum polisi yang menjelekan unsur RAS masyarakat pedamaran ini telah menciderai banyak hati masyarakat pedamaran. 

Masyarakat meminta kepada Kapolres OKI untuk segera melakukan tindakan kepada oknum yang menciderai kerukunan dan kedamaian karena melukai RAS tertentu, mereka menuntut ganti kapolsek dan anggota yang bersangkutan  untuk di mutasi atau di ganti.(PD)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.