LSM Itu Bukan Organisasi Laba

Musi Rawas, LiputanSumsel.com. Tahun ini kita akan mengadakan suatu kegiatan pelatihan dan sosialisasi bagi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) . Untuk Kabupaten Musi Rawas ada 48 LSM yang terdata di Kesbangpol dan hanya yang terdata saja yang dapat mengikuti pelatihan ini.

Untuk yang tidak terdata di Kesbangpol tidak bisa mengikuti kegiatan ini. Kesbangpol menginginkan LSM kedepannya terorganisir dan kegiatan ini nanti diharapkan dapat mengubah pola pikir LSM itu sendiri. Kita akan mengundang tamu dari Jakarta untuk membedahnya yaitu nara sumber sepecialis dari Direktur Ormas Jakarta dan nara sumber dari cyber pungli yang telah terbentuk di Kabupaten Murawas.

Dinyatakan Dapit Pulung "LSM kedepannya harus menjadi solusi bagi masyarakat dan bukan mencari keuntungan atau laba semaya. LSM itu merupakan organisai pergerakan untuk memecahkan masalah yang ada dan membantu pergerakan di bidang masing-masing. LSM itu aktualisasi yang paling tinggi guna mencurahkan tenaganya untuk kemajuan masyarakat dan LSM itu bukan organisasi laba yang mencari keuntungan."

Pemerintah itu adalah sumberdaya yang besar bagi LSM dan pemerintah juga merupakan sumber daya regulasi. Banyak yang tidak punya Ijazah dan tidak memiliki skil dan kemampuan yang dapat diandalkan, hanya demi kebutuhan hidup kemudian menjadi LSM hanya untuk mencari uang.

LSM itu harus memiliki program kegiatan dan tidak semata-mata hanya kegiatan pengawasan saja. Khusus di Musi Rawas LSM tidak pernah menjual program, tetapi hanya mencari keuntungan dan pergerakannya hanya di bidang pengawasan saja. Melalui kegiatan pelatihan LSM se Musi Rawas tanggal 26/4/2017 di Hakmaz Taba, kita akan meminta narasumber  yang memiliki kompten dibidang keorganisasian dan juga cyber pungli agar peserta yang ikut pelatihan dapat menanyakan langsung secara terbuka atas  permasalahan yang ada. Dengan pelatihan ini kita berharap peserta( LSM) lebih tertata lagi dan memili program-program kerja yang jelas. (Camiel)

No comments

Powered by Blogger.