Lurah Keluang Keluhkan Jembatan Keluang

Muba,liputansumsel, Dalam rangka kunjungan silaturahmi awak media dengan Lurah keluang Basuki Rachmat,awak media telah di sambut dengan baik selasa (6/11/2018) di dalam percakapannya Basuki Rachmat mengeluhkan tentang adanya jembatan yang amblong lokasinya di dekat simpang enam arah tempat pengeboran minyak yang di kelola warga masyarakat,,

Pasalnya jembatan yang amblong tersebut hampir tiap hari di liwati kendaraan roda empat yang di duga melebihi kapasitas muatan jalan tersebut, serta menurut Basuki mobil yang lewat di jalan itu rata rata mobil pengangkut minyak yang di duga illegal drilling hasil dari pengeboran masyarakat,.

Menurut pantauan media Lurah yang baru satu bulan di lantik tersebut terasa bingug yang mana yg harus di utamakan untuk pelayanan publik untuk menjalan kn tugas yang telah di emban nya karena sebelumnya lurah tersebut menjabat kepala sekolah SD di desa Sridamai, kecamatan keluang kabupaten Musi banyuasin.


dalam bincangnya Basuki juga merencanakan akan menghimbau Karang taruna di kelurahannya untuk mengadakan penggalangan dana, yang bertujuan untuk perbaikan jembatan yang amblong tersebut, di takutkan apabila jembatan tersebut tidak segera di perbaiki maka aktifitas warga akan terhambat,di karenakan jembatan tersebut salah satu penyeberangan tercepat dan terdekat untuk masyarakat.

Menurut keterangan warga sekitar menuturkan bahwa sudah lama jembatan tersebut ada tanda tanda mau amblong akan tetapi mobil mobil berat yang mengangkut minyak dan sawit lain sebagainya tiap hari tiap jam selalu lewat,harapan kami selaku warga masyarakat kecil meminta agar pemerintah kelurahan bisa mengarahkan mobil mobil yang bermuatan berat jangan di perbolehkan lewat jalan yang bukan kapasitasnya supaya jalan dan jembatan tersebut tidak cepat rusak seperti itu,, harapan kami warga.(ade suhendar/agg)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.