Warga Keluhkan Belum Sebulan Drainase di Gang Masjid Sudah Pecah.




PALI .Liputan Sumsel - Com   pengerjaan Rehab  drainase yang dilakukan  Oleh CV. PRASEDA dengan Nilai RP 987.155.000 Sumber dari dana APBD Tahun 2018  yang merupakan Bangunan Pemerintah Daerah Melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPU-  BM)  tepatnya  jalur jalan Gang Masjid Kelurahan Talang Ubi Timur Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Propinsi Sumatera Selatan yang diduga belum genap satu bulan  Drainase  mengalami Pecah sehingga  menjadi Keluhan Warga setempat.

Saat dikonfirmasi warga setempat Amsa yang juga selaku Ketua  RT. Gang Masjid  pada Liputan Sumsel .com di lapangan,  rabu  (26/12) mengatakan bahwa pengerjaan Rehab  drainase didaerahnya diperkirakan belum sampai satu  bulan di rehab drainase tersebut  mengalami  pecah  pada dinding drainase,selain itu diduga juga tidak sesuai lantaran  beberapa titik telah pecah  sebagian diduga akibat terkikis oleh air hujan.

Menurutnya  , rehab  drainase tersebut  kurang terpantau oleh pihak Dinas PU BM sehingga Kontraktornya mengerjakan drainase terkesan asal -asalan, masyarakat khawatir kontraktornya dalam  membangun drainase tersebut asal jadi, "terangnya.

"Karena kita yang bukan ahli saja bisa melihat kalau kondisinya sudah pecah  seperti menjadi khawatir tentunya. Apalagi pada saat hujan, kalau paretnya tergerus pecah otomatis mengalirnya air akan menjadi terhambat," Aliran air tidak mungkin lancara, " ujar amsha.

Selain itu sambungnya, dengan kita sudah koordinasikan bahwa pembangunan drainase itu sudah pecah tentunya agar  pemborong mengetahui serta bertanggung jawab untuk  membenahi drainase yang pecah tersebut, Ia pun mengatakan hingga  saat ini belum ada pihak guna terjun kelapangan untuk memonitor hasil pengerjaan drainase ini," ujarnya.

Akibatnya aliran air masuk kedalam drainase menjadi sumbatan jika ada sampah yang terbawah oleh air, tentu sampah akan menyangkut dan hal itu tentu akan membuat air terhambat dan sampah pun  akan menumpuk disepanjang aliran selokan drainase itu.

"Kami minta drainase tersebut bisa diperbaiki dengan baik,  rapih supaya tidak menyebabkan sumbatan  aliran air,"pintanya.

Apalagi itu mengunakan APBD yang merupakan uang negara,semestinya dikerjakan dengan  sebaik mungkin sehingga kami selaku masyarakat  tidak akan protes kalau hasilnya bagus,  akan tetapi kalau hasilnya buruk seperti ini tentu sangat kami sayangkan ,"katanya.

Terpisah, Kapala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten PALI Ir. Etty Murniaty ketika di hubungi lewat Watshap handphone mengaku mengetahui informasi karena dibantu oleh rekan media dilapangan.

"Selanjutnya pihak kita sudah  koordinasikan kepada  PPTK Dinas PU BM untuk terjun kelapangan terkait keluhan masyarakat mengenai rehab Drainase yang sudah pecah tersebut ,"ujarnya.

" Ketika di konfirmasi PPTK PU BM bernama  Resti  mengatakan .   bahwa pelaksaana Rehap Drainase di Gang masjid  Masih tahap dikerjakan oleh  kontraktor tersebut dan pula  pelaksanaan rersebut   belum ada surat terima . Apabilah masih tahap dikerjakan.terkait masalah yang pecah akan kami panggil guna kotraktornya guna merapikan  kondisi  drainase tersebut .apabila  belum menjadi harapan kami .apa bila   drainase masih ada yang  pecah . Tidak akan kami bayar   Kato resti   (TIM)

Post a Comment

1 Comments

  1. bukan disana saja. aku rasa hampir seluru proyek yg ada di pali. proyek

    ReplyDelete