ANTUSIAS WARGA DESA SUNGAI DUA IKUTI MAULID NABI SAW

MUBA-LIPUTANSUMSEL.COM – Warga Desa Sungai Dua Kecamatan Sungai Keruh Kabupaten Musi Banyuasin menggelar acara peringatan maulid Nabi Muhammad Saw dengan bersholawat bersama-sama dan ceramah agama oleh santri santri TPA Miftahul Huda minggu.(1/12/19).

Peringatan maulid nabi kali ini berbeda pada tahun-tahun sebelumnya, yakni diadakan di TPA Miftahul Huda dan di isi oleh santri santri TPA yang Cerdas, Imut dan Lucu dalam membawakan Ceramah Agama, bersholawat, mengaji, sampai membaca Kitab Albarjanji bersama sama.
Kegiatan maulid tersebut ini semakin meriah saat seluruh penonton dengan semangat membaca sholawat serta bernyanyi bersama sama dalam acara tersebut.

Pembina TPA Miftahul Huda, Ustad Rohani menuturkan bahwa kegiatan ini bukan hanya memperingati hari kelahiran nabi Muhammad SAW namun juga sebagai ajang mengasah mental santriwan santriwati TPA Miftahul Huda dalam tampil di atas panggung dan menjadi kebanggaan orang tua serta masyarakat sekitar.

“Maulid Nabi Muhammad SAW sangat perlu di peringati selain meneladani sifat sifat nya namun sebagai ajang santri wan santriwati TPA Miftahul Huda dalam mengasah mental keberanian tampil di atas panggung”katanya.

Insyaallah tahun depan TPA Miftahul Huda mampu menjadi Pondok Pesantren dan semakin maju dengan Swadaya masyarakat serta pemerintah Desa Sungai Dua dalam menyongsong niat baik ini.

Kepala Desa Sungai Dua kecamatan sungai keruh kab.musi Banyuasin, Sudirman,menyampaikan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini sungguh sangat berbeda dan menyentuh hati, karna Desa Sungai Dua mampu menciptakan anak anak muda yang unggul, berani dan mempunyai kecerdasan yang luar bisa.

“Sejuk hati ketika mendengar lantunan ayat ayat suci dan sholawat oleh santri TPA Miftahul Huda serta merasa bangga dengan anak anak muda yang mempunyai metal baja dan kecerdasan yang luar biasa” ucapnya.
Pemerintah Desa Sungai Dua berusaha semaksimal mungkin dalam mewujudkan niat pembangunan Pondok Pesantren Di desa Sungai Dua. Saat ini dengan Anggaran Dana Desa dan mengajak seluruh masyarakat untuk bahu membahu dalam mencerdaskan generasi muda.

“alhamdullillah tahun ini kita sudah membangun lokal lokal untuk memaksimalkan proses mengajar di TPA Miftahul Huda Menggunakan Anggaran Dana Desa. Kedepannya insyallah niatan baik untuk menjadi pondok pesantren mampu terwujud” lanjut Sudirman. (Agung/rill).

Post a Comment

0 Comments