Pedagang di Terminal Minta Keamana dan Lampu Jalan Di optimalkan

Prabumulih,liputansumsel.com– Kebijakan pemerintah kota Prabumulih memindahkan pengepul atau agen sayur baik yang berasal dari luar kota maupun yang berasal dari dalam kota Prabumulih dari pasar pagi di PTM ll ke terminal type B yang berada di jalan lingkar selama pelaksanaan PSBB berlangsung mendapatkan respon yang lumayan baik dari para pedagang.
Meskipun belum seluruhnya yang melakukan bongkar muat dan buka lapak di sana namun mulai pukul 02.00wib sudah mulai terlihat aktivitas pedagang di parkiran belakang Dinas Perhubungan.Yudi (30) salah satu pedagang cabe mengatakan jika dirinya merasa nyaman dengan lapak yang sudah disiapkan Pemkot, apalagi disana luas dan gratis.
“Kalau kami pribadi senang di pindahkan disini, selain tempatnya luas, bersih dan tidak banjir juga tidak ada pungutan uang rokok seperti biasanya.Disini juga parkir hanya Rp 3.000,- dari biasanya Rp 10.000,-,” terang Yudi saat dibincangi wartawan portal ini, Rabu (27/05/2020).
Begitupun dengan Fajar(43), pedagang sayur asal Desa Pangkul ini mengaku nyaman berdagang di terminal meskipun belum banyak yang berbelanja.
” Kalau ditanya enak dagang dimana, jelas lebih enak di PTM mbak, kan disana tengah kota yang beli juga ramai, cuma sayangnya terlalu banyak pengeluaran, untuk parkir 10 ribu, blm lagi sewa meja, ditamba pula ada yang suka minta uang keamanan. Tapi, kan sekarang sudah aturan kami harus dagang disini jadi ya kami ikuti saja, kami yakin kalau aturan ini dibuat untuk kebaikan kita semua,” terangnya.
Senada dengan para pedagang, Ella(40) warga Desa Beringin Kabupaten Muara enim yang setiap harinya belanja ke Kota Prabumulih juga mengatakan jika lebih nyaman belanja di terminal lingkar daripada ke PTM.
” Sebenarnya kalau semua pedagang pasar pagi sudah kompak pindah kesini lebih baik.Karena nyaman belanja disini, tidak becek.Tapi sayang karena baru sebagian yang pindah jadi kami masih bingung belanja karena untuk ikan, ayam, tahu dan tempe belum tersedia,” terang Ella.
Ella pun berharap keputusan pemerintah mindahkan pedagang pasar pagi diikuti dengan perbaikan fasilitas dan penunjang lainnya termasuk keamanan.
” Jalan ke terminal kan masih sepi, lampu jalan juga belum banyak jadi kami berharap kedepannya penerangan jalan dan keamanan untuk akses menuju terminal bisa di utamakan, sehingga baik pedagang maupun yang akan berbelanja tidak was-was, ” tukasnya.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.